header image
 

siapa di balik cerita?

belakangan ini, hobi baca-baca saya agak terganggu. kesan ini saya dapat ketika pada akhirnya, hari ini, saya baca Maryamah Karpovnya Andrea Hirata. walalupun saya belum selesai baca, baru sampai bab dua dan sedih sekali, saya yakin novel ini sama indahnya dengan tiga novel sebelumnya. tapi tiba-tiba pikiran saya terlempar pada sebuah infotainment yang beberapa waktu lalu membahas secara eksklusif tentang pembatalan pernikahan Andrea Hirata, bisa baca juga di http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/11/08405665/kisah.lain.perkawinan.andrea.hirata. semenjak ada pemberitaan itu, banyak teman2 saya yang berpendapat, ‘ ngga nyangka, andrea hirata brengsek juga’. komentar ini lepas dari sebenernya mana yang lebih salah, andreanya atau istrinya. intinya bukan itu, intinya baca-baca saya jadi terganggu karena ketika saya membaca Maryamah Karpov, saya merasa sedang membaca sebuah kebohongan, sisi bullshit dari Andrea Hirata, dan itu artinya saya tidak lagi menerima karyanya utuh sebagai dirinya sendiri, namun dibayang-bayangi oleh eksistensi penulisnya.

kesan macam ini juga saya dapat ketika membaca Rectoversonya Dee. tau sendiri, banyak infotainment yang menyebarluaskan berita perceraiannya dengan Marcel, hingga spekulasi adanya orang ketiga dan sebagainya. ketika membaca Rectoverso, saya jadi merasa membaca buku harian seorang Dee, mencocok-cocokan cerita2 yang ada dengan berita2 yang saya dengar tentangnya,, dan itu sungguh mengganggu.

saya lalu ingat ucapan seorang teman yang saya mintakan opini tentang novel yang saya tulis. dia bilang, ‘gue ngga bisa komentar, karena omongan gue pasti jadi ngga objektif, karena gue kenal lo’ mungkin sebaiknya, ketika kita membaca sebuah karya, tak perlulah tau sesiapa di balik cerita. sekedar menjaga cara pandang, agar karya yang kita baca, lahir dan tumbuh sendiri, lepas dari imaji apapun yang dikeluarkan oleh penulisnya. agar setiap karya yang kita baca, menjadi dirinya sendiri, dan bertutur apa adanya. sebagai ia. bukan sebagai penulisnya. kawan saya dengan simple berkata,’stop watching tv, then..’

Do not forget to subscribe to this blogs RSS feed!

~ by kunangkunang on December 5, 2009.

3 Responses to “siapa di balik cerita?”

  1. hmm…
    salam kenal,nih..

    btw, cerita yang ditulis di naskahnya boljug.. tapi, koq kurang ngepop ya? :P

    just a thought.. ;-)

  2. sebenernya waktu gue bilang, gak bisa ngasih komentar, itu lebih karena gue tau beberapa plot cerita itu berdasarkan pengalaman pribadi lo. bukan karena gue ngehubung-hubungin.

    tapi setelah gue baca ulang… garis emang lebih berat ya walopun lebih tipis daripada langit.

    he he he…

  3. kasian ya andrea hirata,,dibenci gr2 terkenal, gr2 jdi publik figure. padahal lbih byk lg org lain yg lbih “bejat”, padahal kisah pribadinya adalah haknya, bukan hak kita untuk men”judge”. tp mmg sih ada naluri manusia yg seneng sesuatu dramatis, non-etis..dan juga petis

Leave a Reply




Powered by WP Hashcash

 

Domain Names | Make Money Blogging | | Reborn Baby Dolls | Unlimited broadband | Unlimited adsl | Cheap broadband | Cheap adsl2+ | Free Sex | Debt Consolidation Union | Supersonic Cash Advance Male Enhancement Mafia Wars Cheats

Get your own free blog

SiteMap